STMIK AUB Surakarta — Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) AUB Surakarta membahas keamanan informasi teknologi dalam Seminar bertema Enjoy Learning IT With Us, di Kampus setempat, Senin (16/10). Pembahasan menghadirkan Ketua STMIK AUB  Anton Respati Pamungkas, IT Security Expert Wisnu Sanjaya dan EC-Council Country Manager Tin Tin Hadijanto.

“Sekarang di era globalisasi atau jaman digital banyak sekali kejahatan-kejahatan cyber yang merabah dunia IT. Oleh karena itu, perlu diantisipasi,” ujar Anton kepada wartawan, seusai seminar.

Anton mengatakan, kita memang mencoba mengingatkan stakeholder-stakeholder perusahaan yang selalu berkecimpung dalam dunia IT untuk menginvestasi keamanan IT. “Berdasarkan pengalaman, masih banyak perusahaan yang berkecimpung IT lupa atau tidak memikirkan bagaimana investasi keamanan IT. Sehingga tidak heran jika ada suatu perusahaan mengalami kerugian sebesat Rp. 1,2 triliun akibat kejahatan IT,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Anton, dalam pembahasan keamanan IT kita mencoba mencari jalan keluar atau mengantisipasi kejahatan cyber terhadap perangkat IT yang kita miliki. Termasuk tip-tip yang perlu kita lakukan bila kejahatan atau serangan-serangan terhadap perangkat IT yang kita miliki.

“Salah satu contoh adalah pencurian data-data yang kita miliki melalui IT,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Anton mengungkapkan melalui pembahasan keamanan IT, STMIK AUB meluncurkan program Bhirawa Cyber Center (BCC). BCC diluncurkan lantaran banyaknya kejahatan cyber yang saat ini merajalela.

“STMIK AUB meluncurkan BCC untuk melayani konsultasi bagaimana membuat system keamanan dalam IT,” ungkapnya.

Sumber: http://bit.ly/2igHvdk

 

Tags: , , ,